nfo sombron – Di balai Dusun Sombron, Minggu sore (21/12), aroma nasi kuning bercampur lauk tradisional menyapa siapa saja yang melangkah masuk. Namun yang paling terasa bukan sekadar wangi masakan, melainkan semangat kebersamaan para ibu yang hari itu berkumpul memperingati Hari Ibu dengan cara sederhana namun penuh makna.
Kelompok PKK RT 02 RW 02 Dusun Sombron menggelar lomba tumpeng yang diikuti tiga kelompok ibu-ibu, masing-masing dibagi berdasarkan wilayah tempat tinggal. Mereka menamai kelompoknya dengan nama-nama yang akrab di lingkungan: Kelompok Manggis, Kelompok Kamboja, dan Kelompok Pala.
Tak ada yang setengah-setengah. Dengan imajinasi, ketelatenan, dan kerja sama, para ibu menghadirkan tumpeng-tumpeng yang bukan hanya lezat dipandang, tetapi juga memiliki nilai estetika. Sayur mayur ditata rapi, lauk-pauk disusun penuh warna, dan hiasan sederhana memperindah setiap sajian. Setiap tumpeng seolah bercerita tentang kekompakan di balik proses pembuatannya.
Ketua RT 02, Sri Astuti, menuturkan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar lomba. Menurutnya, lomba tumpeng menjadi ruang belajar bagi para ibu untuk saling bekerja sama dan menghargai peran masing-masing dalam kelompok.
“Pada dasarnya kegiatan ini tidak lepas dari melatih kerja sama para ibu. Sesuai dengan tema Wanita Hebat, Wanita Kuat: Bersama Kita Bisa,” ujarnya saat ditemui di balai dusun.
Sri Astuti menambahkan, kekompakan yang terbangun dalam kegiatan seperti ini menjadi modal penting bagi para ibu untuk berkembang. Ia berharap lomba tumpeng bisa menjadi pemicu agar para ibu semakin percaya diri dan kreatif, terutama saat menghadapi kegiatan atau lomba yang lebih besar di masa mendatang.
“Lomba ini hanya sebagai pemicu agar ke depan lebih kompak dan kreatif dalam menghadapi lomba yang lebih tinggi,” jelasnya.
Dalam lomba tersebut, Kelompok Pala berhasil meraih juara pertama, disusul Kelompok Kamboja di posisi kedua dan Kelompok Manggis di urutan ketiga. Namun bagi para ibu di RT 02, kemenangan sejatinya bukan soal peringkat, melainkan kebersamaan yang terjalin selama proses.
Lewat tumpeng-tumpeng sederhana itu, para ibu Dusun Sombron menunjukkan bahwa kekuatan perempuan tumbuh dari kerja sama, kreativitas, dan rasa saling mendukung. Sebuah perayaan Hari Ibu yang mengingatkan bahwa dari dapur dan kebersamaan, lahir perempuan-perempuan hebat yang menguatkan lingkungan sekitarnya.
Penulis : Amintoyo
Editor : Joseph

